Tak
bisakah hari ini saja kau coba bersikap manis seperti anak kecil yang rindu
ibunya yang pergi barang sebentar?
Tak
bisakah hari ini saja dadamu kau penuhi rasa cinta karena kau pikir esok belum
tentu ada?
Tak
bisakah hari ini saja kau bergembira tanpa takut diburu waktu?
Tak
bisakah hari ini saja kau lupakan ambisi dan menikmati apa yang ada?
Tak
bisakah hari ini saja kau tak risau memikirkan pekerjaan sedangkan aku di
sampingmu?
Tak
bisakah hari ini hatimu berbunga-bunga ketika kau menangkap senyumku?
Tak
bisakah hari ini kau melepas apa yang kau genggam saat aku berbicara padamu?
Tak
bisakah hari ini kau memalingkan pandanganmu kepadaku dan mengabaikan yang
lain?
Tak
bisakah hari ini kau menginginkan genggammu berada dalam genggamku?
Tak
bisakah hari ini kau kenalkan aku pada seluruh dunia bahwa aku milikmu?
Tak
bisakah hari ini kau bangga dengan kehadiranku dan tak memerdulikan yang lain?
Tak
bisakah hari ini kau merasa riang atas kedatanganku yang mungkin akan lama
sekali untuk bertemu lagi?
Akukah yang harus memahamimu selamanya bahwa kau sudah
lebih dulu beranjak dewasa?
Sedangkan aku adalah gadis kecil yang baru mengenalmu
sebagai cinta.
It is
not the distance that kills a relationship, it is the silence, the breakdown of
communication and indifference. -anonimtumblr-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar