Minggu, 24 Juli 2016

Berpura-pura

Kali ini letih dari sebelumnya, memaksakan diri untuk tak cemburu, tak terjadi apa-apa, tak marah ketika kau tinggalkan.

Ternyata berpura-pura melelahkan.
Ternyata menjadi sesuatu yang bukan diri kita menyakitkan.

Bagaimana kabar kamu selama ini? Mencintaiku tapi kau hanya berpura-pura menyukai caraku.

Padahal kau rindu masa mudamu yang penuh cerita cerita mereka. Curhatan mereka. Pertemuan dengan mereka.
Tapi aku lenyapkan bagai api yang melahap kertas. Ku bakar aset berharga bagimu.
Aku menyeretmu kedalam lingkaran yang ku buat sendiri.
Aku terlambat untuk tahu. Kau tak menyukai lingkarannya.
Kau berusaha keluar pada hari itu, dengan serakahnya aku mengikatmu.

Aku tertawa ternyata kau mengerang sakit.
Aku menangis aku tak tahu kau bagaimana.

Tidak ada komentar: