Pernah merasa dongkol akan sesuatu tetapi kamu
hanya bisa diam tak berbuat apapun untuk menepis itu semua? Seperti kamu mengajak bicara seseorang yang tiba-tiba menjadi tuna rungu, tersenyum kepada tunanetra. Kesesalanmu itu tak sama sekali membuahkan air mata diujung kedua matamu.
Tertahan, terkunci ditenggorokan. Disaat seperti kau
berharap menemukan nafas disela-sela sesak yang membuncah. Justru yang kamu dapatkan pengabaian dari orang yang seharus memeluk
lekat tubuhmu yang beku oleh kesal, memandang lekat wajahmu dengan kepedulian,
atau menarik tanggamu dari bising amarah. Sayangnya, tak ada satupun pundak atau bahu yang memponis matinya kesal, tak ada tangan yang menutup telingamu dari cemooh, tak ada peduli; yang ada mata-mata
sinis yang penuh kerendahan didalamnya. Ataupun bersedia untuk mendengarkan keluh dalam hatimu. Tak ada , tak ada sama sekali..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar