Haloo halo..
Hari ini saya sedang
tercengang sendiri dan berpikir tentang sebuat status teman dijejaring sosial saya,
begini nih statusnya :
dia kan baru
pacar orang, belum suami orang,
jadi...
jangan kakulah kayak buku baru
peduli amet !!
-senyum sinis-
jadi...
jangan kakulah kayak buku baru
peduli amet !!
-senyum sinis-
What do you think about it?
Kalo saya sih langsung terinspirasi buat
nulis -_-
Statusnya kacau banget kalo dirasa,
seseorang yang terambisi untuk merusak hubungan orang lain. Okelah, saya tidak
seharusnya berkata seperti itu, tapi mari kita berpikir panjang dan menelaahnya
lagi.
Dia kan baru pacar
orang? Lalu mengapa kalo sekedar pacar? Kamu punya hak memperjuangkan atau
merusak gitu? Apakah jika kamu berhasil mendapatkannya, lalu kamu bisa
membahagiakannya? Coba berpikir sebentar saja, jika kekasihmu (orang yang kamu
cintai) di rebut, ditikung, diganjenin, digodain, dan semacamnyalah apa kamu
rela? Risih gak sih? Uring-uring gak sih? YAKIN gak cemburu? Kalo gak cemburu
katanya mario teguh, maka sesungguhnya kau tak mencintainya (kuranglebihnyabegitu)
tp cemburunya dalam batas wajar tidak membabi buta hingga menuju ke tindak
pidana kekerasan (awwww, cruel).
Lanjut ke kata
PEDULI AMET ? menurut analisa saya, itu kata yang egois, mengapa? I think, dia
ingin memilikinya, dia ingin mendapatknnya demi tawanya sendiri. Pernah gak
kamu mikirin perasaan kedua pasangan yang terikat dalam hubungan pacaran
tersebut? Mereka pacaran tentu karna sayang, cinta; karna itu juga cinta adalah
kebahagian bagi keduanya. Lalu pantaskah kamu mengusik lembah kasih itu hanya
karna kebahagianmu sendiri?
Maaf, jika saya
berpendapat seperti itu, sebenarnya tak ada yang salah dengan cinta yang ada
dihatimu, yang salah adalah ketika kamu harus muncul sebagai orang yang ke
sekian hanya untuk merebut, mengusik, mengotak-atik hati dan pikirannya dengan
terus menghubunginya tanpa batas, maka kau hanya melihat masa depanmu ;) .
Buat siapapun
yang mencintai namun telah termiliki oleh yang lain ; Kamu cukup mencintainya,
memandangnya diam-diam dari sudut yang tak terlihat olehnya. Hingga saat kelak,
JIKA ada tangis, tangis, dan tangis dalam hari-harinya , maka itulah saat yang
pantas untuk MEMPERJUANGKANNYA bukan saat ia bahagia dengan yang lain.
Kata bopak di
YKS ; cinta tidak akan mati jika kita tidak mengotorinya :*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar